Demo 28 Oktober 2010 hari ini

Written By Papareysa on Kamis, 28 Oktober 2010 | 13.09

Demo 28 Oktober 2010 hari ini - Hari ini Kamis 28 Oktober 2010 bersamaan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, sejumlah kelompok menggelar aksi Demo 28 oktober 2010 yang ditujukan untuk mengkritisi 1 tahun pemerintahan SBY-Boediono. Dari data yang ada di Kepolisian Daerah Metro Jaya, unjuk rasa peringatan Hari Sumpah Pemuda kali ini, juga akan diikuti sekitar 3.000 orang yang akan menggelar aksi unjuk rasa di sejumlah titik penting di Jakarta. Seperti Istana Negara, Bundaran Hotel Indonesia, Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Kantor, dan kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

"Masyarakat diimbauan menghindari daerah itu," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Boy Rafli Amar.

Massa yang telah mendaftarkan untuk melakukan aksi unjuk rasa besok antara lain, LSM Bendera, Repdem, BEM UBK, BEM seluruh nusantara, dan sejumlah kelompok dari organisasi buruh. Mereka mendaftarkan dengan pemberitahuan sebagai aksi damai. Sementara itu, personel yang disiagakan akan dibantu dari pasukan TNI. Seluruh personel sifatnya on call. Ditambahkan Boy, ada juga dari unsur dari Pemerintah DKI Jakarta, Dinas Kebersihan. Jumlah seluruh personel mencapai 4.000 orang.

Terkait dengan aksi unjuk rasa yang berlangsung ricuh di kawasan Jalan Diponegoro, Boy meminta petugas untuk melakukan penjagaan dan penangan dengan sistem persuasif. Seorang mahasiswa bernama Farel Restu mengalami luka tembak saat terjadi kericuhan pada unjuk rasa di Jalan Diponegoro. Ada lima orang yang diamankan dalam aksi itu.

Disisi lain, Jajaran Polda Metro Jaya mempersiapkan pengamanan unjuk rasa dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober besok. 4 Ribu personel Polda Metro Jaya disiapkan di titik-titik Demo 28 Oktober hari ini.

"Kita telah menyiapkan sedikitnya 4 ribu personel untuk memberikan pelayanan dan pengamanan kegiatan unjuk rasa dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda ini," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Boy Rafli Amar kepada wartawan di kantornya, Rabu (27/10/2010).

Adapun, satuan yang dilibatkan dalam pengamanan unjuk rasa meliputi Satuan Brimob, Satuan Samapta, Satuan Intel dan Satuan Reserse. Pengamanan akan dibantu oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja.

"Dari Pemprov juga menyediakan ambulans dan petugas dari Dinas Kebersihan," ujarnya.

Boy menyatakan, dalam mengatasi unjuk rasa kali ini, pihaknya akan menerapkan Peraturan Kapolri (Perkap) No 16 Tahun 2006. Para pimpinan di lapangan diimbau untuk mengawasi anggotanya agar tidak melakukan penembakan dengan peluru tajam.

"Agar masing-masing pimpinan untuk lebih mengendalikan anggotanya di lapangan, khususnya kepala pengamanan objeknya," ujarnya.

Boy mengatakan, hingga kini sudah terdaftar 3 ribu orang yang tergabung dalam berbagai elemen yang akan melakukan aksi unjuk rasa. Adapun elemen yang akan turun ke jalan di antaranya dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), mahasiswa dan organisasi buruh.

"Seperti dari Repdem (Republik Demokrasi, Bendera (Benteng Demokrasi Rakyat) dan BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) se-Indonesia," katanya.

Para pengunjuk rasa akan berdemo di depan Kantor Kementrian Pemuda dan Olahraga, di depan Istana Negara, di kawasan DPR/MPR, dan Bundaran Hotel Indonesia. Dalam kegiatan unjuk rasa ini, kepolisian melarang pengunjuk rasa untuk membawa alat peraga yang dapat mengganggu ketertiban umum. "Misalnya, hewan," ucapnya. Boy berharap, aksi unjuk rasa ini dilakukan dengan tertib dan damai. Pihaknya tidak segan-segan untuk menindak tegas para demonstran yang bertindak anarki.

"Kita tindak sesuai aturan yang berlaku," ujarnya.

Meski meyakini kegiatan unjuk rasa kali ini akan damai, namun pihaknya tetap mewaspadai adanya pihak-pihak yang akan memperkeruh suasana demo, seperti saat demo 1 tahun kepemimpinan SBY-Boediono, 20 Oktober lalu.

"Kita mengira akan damai, tapi kenyataannya, mereka bertindak brutal," katanya.

Hari Sumpah Pemuda merupakan momentum sebagai proses hari lahirnya bangsa Indonesia. 28 Oktober 1928 silam, para pemuda se-Indonesia merapatkan barisannya dan bersatu untuk melawan penjajahan kolonial Belanda.
Share this article :

0 comments:

Posting Komentar

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Berita Indonesia Terbaru 2013 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger