Asmara Nababan Tutup Usia

Written By Papareysa on Kamis, 28 Oktober 2010 | 21.50

Asmara Nababan Tutup Usia - Satu lagi kita telah kehilangan aktivis hak asasi manusia yang sangat bersahaja tepat di hari peringatan Sumpah Pemuda 28 oktober 2010. Meninggalnya Asmara Nababan dikarenakan penyakit kanker paru-paru stadium 4, dan Asmara Nababan tutup usia di rumah sakit Fuda, Guangzhou, China Kamis (28/10) sekitar pukul 11.30 WIB.

Pejuang demokrasi dan hak asasi manusia ini meninggal dunia dalam usia 64 tahun, sebelumnya Asmara Nababan yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Komisi Nasional Hak Asasi Manusia ini sempat dibawa ke sebuah rumah sakit di Guangzhou sejak 12 Oktober lalu karena menderita kanker paru-paru stadium 4 dan akhirnya Asmara Nababan tutup usia di rumah sakit tersebut.

Asmara Nababan pun pernah menjalani perawatan di rumah sakit Gading Pluit, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Berita tersebut dibenarkan Koordinator Kontras, Usman Hamid, melalui pesan singkat kepada tribunnews.com. "Asmara Nababan (Mantan anggota komnas HAM) meninggal dunia pukul 12.30 waktu Guangzhou, Cina," jelas Usman.

Rencananya jenazah Asmara Nababan akan dibawa ke Jakarta, tetapi untuk waktunya masih belum bisa dipastikan. Saat ini, keluarga yang berada di Cina masih mengurus administrasi pengiriman jenazah ke Jakarta. Lokasi dan waktu pemakaman mantan Sekretaris Jenderal Komisi Nasional Hak Asasi Manusia itu juga belum bisa dipastikan.

Meninggalnya Asmara Nababan yang biasa dipanggil Bang As ini merupakan kehilangan besar bagi bangsa Indonesia, dan semua bangsa Indonesia pun berduka karena Meniggalnya Asmara Nababan tersebut. Untuk seusianya, tidak ada yang bisa menandingi jejak bang As menunjukkan dia memang punya integritas moral dan keteguhan prinsip.

Menurut Usman Hamid yang merupakan Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) mengatakan bahwa kondisi kesehatan Bang As terlihat menurun sejak dua minggu terakhir. "Saat berkumpul kelihatannya Bang As tidak sehat fisiknya," kenangnya.

Untuk diketahui, meski sakit, Asmara Nababan tetap beraktivitas memimpin Pusat Riset Demokrasi yang didirikannya bersama sejumlah pejuang HAM dan Demokrasi antara lain almarhum Munir, Arief Budiman, almarhum Th Sumartana, dan Nasikun.
Share this article :

0 comments:

Posting Komentar

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Berita Indonesia Terbaru 2013 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger