Hasil Pilkada Depok - Setelah sukses diselenggarakannya pemilihan kepada daerah di kota Depok dan akhirnya selasa nanti Hasil pilkada depok diumumkan secara resmi, namun hingga saat ini masih saja terdapat polemik didalamnya. Dalam Hasil Pilkada Depok, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) menolak dipersalahkan dalam Pemilihan Kepala Daerah Depok 2010 terkait dengan banyaknya warga yang tidak mendapatkan hak pilih.
"Tidak bisa juga menyalahkan penyelenggara, kami sudah mencoba meminimalisasi itu [kehilangan hak pilih]," ujar Penanggung Jawab Divisi Teknis Penyelenggara KPUD Depok Impi Khani Badjuri, tadi malam.
Menurut dia, KPUD sudah melakukan berbagai cara sebelum menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) di antaranya dengan melakukan pemutakhiran data dengan menyisir ulang warga dari daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) untuk mendapatkan DPT.
Meski demikian, Impi mengakui adanya kelalaian dalam pemutakhiran data sehingga banyak warga yang terlewat sebagai DPT.
"Memang kami akui ada kesalahan dalam pemutakhiran data, tetapi tetap memberi kelonggaran bila ada nama yang tidak tercantum dalam DPT tapi ada dalam DPS, dapat memilih," ujarnya.
Impi menambahkan KPUD Depok juga sudah memberikan pengumuman dengan memasang spanduk yang intinya bila ada warga yang namanya tidak tercantum di DPT atau daftar pemilih sementara (DPS) agar melapor ke kelurahan untuk didaftarkan dalam DPS agar Hasil pilkada Depok nantinya bisa maksimal.
Bahkan, menjelang penetapan DPT, KPUD Depok sudah menyerahkan softcopy DPT dan DPS kepada partai-partai untuk mengecek nama kader yang belum terdaftar. "Alhasil, tanpa respons," tegasnya.
Impi pun sangat menyayangkan kelalaian warga yang tidak perduli dengan hak pilih tersebut dengan tidak mengecek daftar namanya dalam DPT atau DPS yang sudah diserahkan ke RT dan RW, kelurahan, bahkan partai-partai pendukung calon.
Untuk informasi lebih lanjut tentang Hasil Pilkada Depok silahkan kunjungi Hasil pilkada Depok sementara dan juga Hasil Pilkada Depok diumumkan berikut.
"Tidak bisa juga menyalahkan penyelenggara, kami sudah mencoba meminimalisasi itu [kehilangan hak pilih]," ujar Penanggung Jawab Divisi Teknis Penyelenggara KPUD Depok Impi Khani Badjuri, tadi malam.
Menurut dia, KPUD sudah melakukan berbagai cara sebelum menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) di antaranya dengan melakukan pemutakhiran data dengan menyisir ulang warga dari daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) untuk mendapatkan DPT.
Meski demikian, Impi mengakui adanya kelalaian dalam pemutakhiran data sehingga banyak warga yang terlewat sebagai DPT.
"Memang kami akui ada kesalahan dalam pemutakhiran data, tetapi tetap memberi kelonggaran bila ada nama yang tidak tercantum dalam DPT tapi ada dalam DPS, dapat memilih," ujarnya.
Impi menambahkan KPUD Depok juga sudah memberikan pengumuman dengan memasang spanduk yang intinya bila ada warga yang namanya tidak tercantum di DPT atau daftar pemilih sementara (DPS) agar melapor ke kelurahan untuk didaftarkan dalam DPS agar Hasil pilkada Depok nantinya bisa maksimal.
Bahkan, menjelang penetapan DPT, KPUD Depok sudah menyerahkan softcopy DPT dan DPS kepada partai-partai untuk mengecek nama kader yang belum terdaftar. "Alhasil, tanpa respons," tegasnya.
Impi pun sangat menyayangkan kelalaian warga yang tidak perduli dengan hak pilih tersebut dengan tidak mengecek daftar namanya dalam DPT atau DPS yang sudah diserahkan ke RT dan RW, kelurahan, bahkan partai-partai pendukung calon.
Untuk informasi lebih lanjut tentang Hasil Pilkada Depok silahkan kunjungi Hasil pilkada Depok sementara dan juga Hasil Pilkada Depok diumumkan berikut.


0 comments:
Posting Komentar