Ayu Azhari dihina di Facebook - Seperti diberitakan sebelumnya bahwa Ayu Azhari merasa terhina atas komentar seorang putra petinggi militer yang menyudutkan dirinya dengan kata-kata tak pantas melalui akun milik Axcel Gondokusumo, salah satu anaknya.
Atas peristiwa itu, ia sempat meminta saran kepada kuasa hukumnya untuk mengambil langkah hukum, Namun menurut Secarpiandy, masalah tentang Ayu Azhari dihina di Facebook nampaknya tidak perlu diperpanjang melalui jalur hukum. Pasalnya, Ayu bisa melaporkan perbuatan salah seorang putra pejabat militer tersebut kepada kedua orangtuanya.
Secarpiandy, kuasa hukum Ayu Azhari, menyarankan agar Ayu merampungkan masalah ini secara kekeluargaan. "Saya sarankan ke Ayu, agar menemui orang tuanya. Jadi orang tua, ketemu orang tua, dan sampaikan kejadian tersebut. Karena Ayu tidak menerima dengan penghinaan tersebut," kata Secarpiandy, Jakarta, Senin (25/10/2010).
Ia berharap, kedua orangtua anak tersebut bisa segera menegur serta menasehatinya. "Kalau nanti anak itu mengakui telah menulis kata-kata yang tidak baik, kan orang tuanya bisa menegur dan Ayu tidak perlu melakukan upaya hukum," paparnya.
Hingga Senin malam, upaya itu belum juga dilakukan Ayu. "Rencananya, tadi pagi saya diminta untuk menemani Ayu menemui ayah anak itu. Tapi saya belum ada waktu. Jadi sampai sekarang belum bisa menemui orangtua si anak tadi," ucap Secarpiandy.
Begitu mengetahui Ayu azhari diancam dan dihina di facebook oleh anak pejabat militer, Ayu pun langsung mengadu ke Roy Suryo. Ia berkonsultasi soal penghinaan yang terjadi lewat situs jejaring sosial di internet itu. Roy Suryo dihubungi Ayu via ponsel, Minggu (24/10/2010) petang. Ayu bercerita kalau dirinya dihina melalui tulisan yang disampaikan anak petinggi militer lewat Facebook anaknya.
"Saya minta ke Ayu agar segera print kata-kata tersebut. Namun, ternyata putranya sudah menghapus bukti itu," kata Roy.
Roy pun menyuruh Ayu untuk mencari bukti tertulis hinaan tersebut di akun facebook teman anaknya, Axel Gondokusumo. Akhirnya Ayu Azhari menemukan hinaan tersebut di Facebook teman anaknya.
"Ayu lalu menge-print bukti penghinaan tersebut. Saya tidak tahu kata-katanya karena bukan kepentingan saya. Apalagi Ayu juga tidak banyak bercerita. Yang pasti, dia sangat terhina oleh kata-kata dalam Facebook itu," lanjut Roy.
Selanjutnya, untuk melaporkan kasus tersebut Ayu pun disarankan berkonsultasi kepada ahli tata bahasa.
"Saya sarankan, agar menyimpan print-out kata-kata penghinaan itu dan didiskusikan dengan saksi ahli bahasa. Apakah kata-kata itu termasuk dalam kategori pencemaran nama baik atau tidak," papar Roy.
Atas peristiwa itu, ia sempat meminta saran kepada kuasa hukumnya untuk mengambil langkah hukum, Namun menurut Secarpiandy, masalah tentang Ayu Azhari dihina di Facebook nampaknya tidak perlu diperpanjang melalui jalur hukum. Pasalnya, Ayu bisa melaporkan perbuatan salah seorang putra pejabat militer tersebut kepada kedua orangtuanya.
Secarpiandy, kuasa hukum Ayu Azhari, menyarankan agar Ayu merampungkan masalah ini secara kekeluargaan. "Saya sarankan ke Ayu, agar menemui orang tuanya. Jadi orang tua, ketemu orang tua, dan sampaikan kejadian tersebut. Karena Ayu tidak menerima dengan penghinaan tersebut," kata Secarpiandy, Jakarta, Senin (25/10/2010).
Ia berharap, kedua orangtua anak tersebut bisa segera menegur serta menasehatinya. "Kalau nanti anak itu mengakui telah menulis kata-kata yang tidak baik, kan orang tuanya bisa menegur dan Ayu tidak perlu melakukan upaya hukum," paparnya.
Hingga Senin malam, upaya itu belum juga dilakukan Ayu. "Rencananya, tadi pagi saya diminta untuk menemani Ayu menemui ayah anak itu. Tapi saya belum ada waktu. Jadi sampai sekarang belum bisa menemui orangtua si anak tadi," ucap Secarpiandy.
Begitu mengetahui Ayu azhari diancam dan dihina di facebook oleh anak pejabat militer, Ayu pun langsung mengadu ke Roy Suryo. Ia berkonsultasi soal penghinaan yang terjadi lewat situs jejaring sosial di internet itu. Roy Suryo dihubungi Ayu via ponsel, Minggu (24/10/2010) petang. Ayu bercerita kalau dirinya dihina melalui tulisan yang disampaikan anak petinggi militer lewat Facebook anaknya.
"Saya minta ke Ayu agar segera print kata-kata tersebut. Namun, ternyata putranya sudah menghapus bukti itu," kata Roy.
Roy pun menyuruh Ayu untuk mencari bukti tertulis hinaan tersebut di akun facebook teman anaknya, Axel Gondokusumo. Akhirnya Ayu Azhari menemukan hinaan tersebut di Facebook teman anaknya.
"Ayu lalu menge-print bukti penghinaan tersebut. Saya tidak tahu kata-katanya karena bukan kepentingan saya. Apalagi Ayu juga tidak banyak bercerita. Yang pasti, dia sangat terhina oleh kata-kata dalam Facebook itu," lanjut Roy.
Selanjutnya, untuk melaporkan kasus tersebut Ayu pun disarankan berkonsultasi kepada ahli tata bahasa.
"Saya sarankan, agar menyimpan print-out kata-kata penghinaan itu dan didiskusikan dengan saksi ahli bahasa. Apakah kata-kata itu termasuk dalam kategori pencemaran nama baik atau tidak," papar Roy.



0 comments:
Posting Komentar